• Program Kerja
  Komnas Perempuan
• Gugus Kerja



Apa yang Anda Ingin Ketahui tentang Hak Asasi Perempuan
Analisa Produk Hukum dan Kebijakan
Urgent Action
Peraturan Presiden No. 65 Tahun 2005 tentang Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

• ALUR PENGADUAN


• PHOTO GALLERY

• AUDIO VISUAL

• AGENDA
January 2012
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031EC

Komnas Perempuan Group on Facebook Join
Komnas Perempuan Group

on Facebook

24 January 2012
Respon Komnas Perempuan atas Berulangnya Perkosaan di Angkutan Umum

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengecam sekaligus sangat mengkhawatirkan terus berulangnya kasus perkosaan di angkot. Hal ini karena langkah yang diambil oleh pemerintah lebih tampak tambal sulam daripada pendekatan komprehensif. Rasa aman adalah hak tiap warga negara,…

• BERITA
27 January 2012
Perkosaan dalam Perkawinan

13 January 2012
Lanjutkan Upaya Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Perempuan Korban Kekerasan: Apresiasi Terhadap Pemerintah Daerah Mojokerto

13 January 2012
Seni Rupa dan Isu Sosial: Peluncuran Serial Katalog Data & Pameran Arsip IVAA

12 January 2012
Media Memiliki Tanggung Jawab Memberikan Pendidikan Publik tentang Pentingnya Dukungan bagi Perempuan Korban Kekerasan Seksual

6 January 2012
Meniti HAM Bersama OKI


• ARSIP BERITA

• PENDAPAT PAKAR
Kekerasan Seksual Menjadi Alat Teror dalam Setiap Konflik

Dokumentasi Komnas Perempuan tahun 1998-2010 mencatat terdapat 1.503 kasus kekerasan seksual dari 3.283 kasus kekerasan terhadap perempuan di wilayah konflik seperti Aceh, Poso, Maluku, Papua, Timor Leste, Tragedi 65, dan Mei 1998.

Desti Murdjiana, Wakil Ketua Komnas Perempuan
Bagaimana kekerasan…

Linda Amalia Sari, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: “Semua Bentuk Kekerasan Merupakan Pelanggaran Hak Asasi Manusia”

Linda Amalia Sari adalah satu dari empat perempuan yang menduduki jabatan menteri negara dalam Kabinet Indonesia Bersatu II. Linda dipercaya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak periode 2009-2014.
Sebagai orang yang telah 14…


• RAGAM
SUARA MASYARAKAT
“Hentikan Hukuman Fisik dan Penyiksaan bagi Tahanan”

Masyarakat menilai bahwa hukuman fisik dan penyiksaan masih sering dialami para tahanan. Masyarakat juga melihat, para tahanan perempuan memiliki kerentanan lebih besar untuk mengalami penyiksaan dan pengabaian hak. Apalagi kata mereka tentang hukuman fisik dan penyiksaan terhadap para tahanan yang…

Selengkapnya... Selengkapnya...

Rekruitmen Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) didirikan berdasarkan Keputusan Presiden No.181/1998 dan diperbaharui dengan Peraturan Presiden No.65/2005 memiliki tujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan penegakan hak-hak asasi perempuan.
Untuk mewujudkan terimplementasinya tujuan…

Seminar Nasional : ”Mendorong Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan”

Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (UU Perkawinan), telah lama diperjuangkan oleh berbagai elemen masyarakat sipil, terutama pemerhati isu perempuan. Pembedaan posisi dan peran perempuan dalam rumah tangga (kepala rumah tangga adalah suami); pembolehan perkawinan usia anak;…


• REFERENSI
• PUBLIKASI
KDRT sebagai Bentuk Penyiksaan dan Perlakuan Tidak Manusiawi dan Merendahkan Martabat Manusia

Oleh Theresia Yuliwati, Divisi Partisipasi Masyarakat
Judul Buku : Seri…

Buku Saku Untuk Calon TKI

Untuk Selengkapnya Silahkan Mengklik Gambar Diatas
Download juga Papan Informasi…

 
Peta Kekerasan Pengalaman Perempuan Indonesia

Untuk Mendownload Buku Silahkan Mengklik DISINI

Perjalanan Perempuan Indonesia Menghadapi Kekerasan 2004; Prosiding Konsultasi Nasional Organisasi Perempuan Indonesia Dengan Pelapor Khusus PBB tentang Kekerasan terhadap Perempuan

Untuk Mendownload Buku Silahkan Mengklik DISINI


• DISKUSI INTERAKTIF
Meski Indonesia telah meratifikasi Konvensi Menentang Penyiksaan/Convention against Torture (CAT), tindak penyiksaan masih sering terjadi. Tahanan, apalagi perempuan, merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami tindakan ini, baik dari aparat penegak hukum, sesama tahanan atau masyarakat. Menurut Anda, upaya strategis apa yang harus dilakukan untuk melindungi tahanan, terutama perempuan, dari tindak penyiksaan?

Name (required)
Mail (required)
  (email tidak ditampilkan)

© 2012 Komnas Perempuan | Kirim saran dan kritik ke redaksi@komnasperempuan.or.id
186 queries. 1.201seconds.